Sabtu, 05 Juli 2014

Tteokbokki


#Tteokbokki #ala #ami

#Bahan #Tteokbokki :
- 250 gr tepung beras
- 1 gelas air
- 3 sdm minyak wijen/sayur

#CaraMembuat Tteokbokki :
Hidupkan kompor gas,letakkan tepung beras kedalam panci dan tambahkan air lalu aduk hingga kental hingga dapat diuleni. Setelah itu matikan kompor gas. Tunggu agak lama baru masukan minyak wijen/minyak sayur,setelah itu baru diuleni dan bentuk bulat memanjang. Kukus hingga matang.

》 #Bahan #kuah #Tteokbokki 《

> tteokbokki yang sudah di dipotong sekitar 2-3 cm
> 10 cabe merah
> 5 cabe rawit (sesuai selera)
> 3 siung bawang merah dan bawang putih
> 1 buah tomat
> air secukupnya
> kaldu bubuk
> gula pasir secukupnya
> saos sambal secukupnya
> minyak goreng untuk menumis

#cara :
Haluskan bawang merah dan putih..cabe merah dan cabe rawit..tomat..tumis hingga halus setelah itu masukkan tteok,air,kaldu bubuk, gula pasir, dan saos sambal. aduk agar semua bahan tercampur dan biarkan sampai air diserap oleh tteok atau air menjadi sedikit kental.

Minggu, 13 April 2014

Cara Membuat Salad Buah ala Ami

Bissmillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum teman :)

Malam hari ini saya akan berbagi kepada kalian tentang 'bagaimana sih cara membuat salad buah ?'
Caranya tidak lah sulit. Kalian hanya butuh :

1. berbagai macam buah yang kalian suka.
disini saya hanya memakai buah yang seadanya saja yaitu, Kelengkeng, Anggur, dan Buah Naga

Kelengkeng

Anggur

Buah Naga

2. Siapkan Mayonais


3. Siapkan Sirup


4. Siapkan Nata De Coco


5. Siapkan wadah/mangkok


Setelah bahan yang kita butuhkan telah siap, saatnya kita meracik menjadi makanan yang lebih enak  \(^,^)/
Caranya : 
1. Kupas dan potong buah sesuai selera, setelah itu campur semua buah dan nata de coco dalam wadah.


2. setelah buah tercampur, tambahkan mayonais dan sirup sesuai selera.


3. Jika buah dan mayonais telah tercampur, aduk rata.


Gampang kan teman untuk membuat nya :)
Kalau saya pribadi sih suka salad nya kayak ada kuah gitu, saya tidak terlalu suka kalau saladnya agak kering ( dikit mayonais nya --" )
oya, kalian bisa menambahkan susu kental manis dalam salad yang kalian bikin ;)

Sekian untuk hari ini , ikuti terus postingan blog saya :)
twitter : @AmdinitaAmi

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kamis, 10 April 2014



kudengar alunan suara adzan
menandakan waktu sholat telah tiba
semua kegiatan pun dihentikan
wajib menjawab panggilan-Nya

u seperti gigitan nyamuk
satu atom pun tak sampai
kutulis tentang mu bersama tinta
tersampaikan melalui puisi 

11 April 2014

Sabtu, 08 Februari 2014

Mengingat ALLOH di pasar I Fadhilah Dzikir I Berdzikir di Kala Orang-Orang Lalai I Kedho’ifan Do’a Khusus Masuk Pasar



Berdzikir atau mengingat Allah bukanlah hanya di masjid atau tempat shalat. Berdzikir pada Allah itu setiap saat bahkan sampai di tempat keramaian sekalipun seperti pasar. Namun karena kesibukan dunia dan transaksi di pasar, banyak yang lalai dari Allah. Ujung-ujungnya sampai terjerumus dalam perkara yang haram karena merasa tidak ada yang mengawasinya setiap saat.
Fadhilah Dzikir
Kita telah mengetahui bahwa dzikir adalah amalan yang amat utama. Di antara bentuk dzikir adalah menyebut asma’ dan sifat Allah, ditambah perenungan makna dan pengaplikasiannya. Di samping itu, mengingat nikmat Allah juga termasuk bagian dari dzikir. Begitu pula duduk di majelis ilmu untuk mengkaji hukum-hukum Allah juga termasuk dzikir. Demikian macam-macam dzikir yang dijelaskan oleh Ibnul Qayyim semacam dalam kitab beliau Al Wabilush Shoyyib dan Madarijus Salikin.
Di antara keutamaan dzikir sebagaimana disebutkan berikut ini:
(1) Dengan dzikir akan mengusir setan.
(2) Dzikir mudah mendatangkan ridho Ar Rahman.
(3) Dzikir dapat menghilangkan gelisah dan hati yang gundah gulana.
(4) Dzikir menguatkan hati dan badan.
(5) Dzikir menerangi hati dan wajah pun menjadi bersinar.
(6) Dzikir mudah mendatangkan rizki.
(7) Dzikir membuat orang yang berdzikir akan merasakan manisnya iman dan keceriaan.
(8) Hati dan ruh semakin kuat dengan dzikir. Jika seseorang melupakan dzikir maka kondisinya sebagaimana badan yang hilang kekuatan.
Ibnul Qayyim rahimahullah menceritakan bahwa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah sesekali pernah shalat Shubuh dan beliau duduk berdzikir pada Allah Ta’ala sampai beranjak siang. Setelah itu beliau berpaling padaku dan berkata, “Ini adalah kebiasaanku di pagi hari. Jika aku tidak berdzikir seperti ini, hilanglah kekuatanku” –atau perkataan beliau yang semisal ini-.
(9) Senantiasa berdzikir pada Allah menyebabkan seseorang tidak mungkin melupakan-Nya. Orang yang melupakan Allah adalah sebab sengsara dirinya dalam kehidupannya dan di hari ia dikembalikan. Seseorang yang melupakan Allah menyebabkan ia melupakan dirinya dan maslahat untuk dirinya. Allah Ta’ala berfirman,
وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ أُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka Itulah orang-orang yang fasik.” (QS. Al Hasyr: 19).
(10) Dzikir adalah obat hati sedangkan lalai dari dzikir adalah penyakit hati. Mak-huul, seorang tabi’in, berkata, “Dzikir kepada Allah adalah obat (bagi hati). Sedangkan sibuk membicarakan (‘aib) manusia, itu adalah penyakit.”
Demikian sebagian keutamaan dzikir yang disebutkan oleh Ibnul Qayyim dalam kitab beliau Al Wabilush Shoyyib.

Berdzikir di Kala Orang-Orang Lalai
Lisan ini diperintahkan untuk berdzikir setiap saat. Dari ‘Abdullah bin Busr, ia berkata,
جَاءَ أَعْرَابِيَّانِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ أَحَدُهُمَا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». وَقَالَ الآخَرُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ شَرَائِعَ الإِسْلاَمِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَىَّ فَمُرْنِى بِأَمْرٍ أَتَشَبَّثُ بِهِ. فَقَالَ « لاَ يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْباً مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ »

“Ada dua orang Arab (badui) mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lantas salah satu dari mereka bertanya, Wahai Rasulullah, manusia bagaimanakah yang baik?” “Yang panjang umurnya dan baik amalannya,” jawab beliau. Salah satunya lagi bertanya, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syari’at Islam amat banyak. Perintahkanlah padaku suatu amalan yang bisa kubergantung padanya.” “Hendaklah lisanmu selalu basah untuk berdzikir pada Allah,” jawab beliau. (HR. Ahmad 4: 188, sanad shahih kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth). Hadits ini menunjukkan bahwa dzikir itu dilakukan setiap saat, bukan hanya di masjid, sampai di sekitar orang-orang yang lalai dari dzikir, kita pun diperintahkan untuk tetap berdzikir.
Abu ‘Ubaidah bin ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, “Ketika hati seseorang terus berdzikir pada Allah maka ia seperti berada dalam shalat. Jika ia berada di pasar lalu ia menggerakkan kedua bibirnya untuk berdzikir, maka itu lebih baik.” (Lihat Jaami’ul wal Hikam, 2: 524). Dinyatakan lebih baik karena orang yang berdzikir di pasar berarti berdzikir di kala orang-orang pada lalai. Para pedagang dan konsumen tentu lebih sibuk dengan tawar menawar mereka dan jarang yang ambil peduli untuk sedikit mengingat Allah barang sejenak.
Lihatlah contoh ulama salaf. Kata Ibnu Rajab Al Hambali setelah membawahkan perkataan Abu ‘Ubaidah di atas, beliau mengatakan bahwa sebagian salaf ada yang bersengaja ke pasar hanya untuk berdzikir di sekitar orang-orang yang lalai dari mengingat Allah. Ibnu Rajab pun menceritakan bahwa ada dua orang yang sempat berjumpa di pasar. Lalu salah satu dari mereka berkata, “Mari sini, mari kita mengingat Allah di saat orang-orang pada lalai dari-Nya.” Mereka pun menepi dan menjauh dari keramaian, lantas mereka pun mengingat Allah. Lalu mereka berpisah dan salah satu dari mereka meninggal dunia. Dalam mimpi, salah satunya bertemu lagi temannya. Di mimpi tersebut, temannya berkata, “Aku merasakan bahwa Allah mengampuni dosa kita di sore itu dikarenakan kita berjumpa di pasar (dan lantas mengingat Allah).” Lihat Jaami’ul wal Hikam, 2: 524).

Kedho’ifan Do’a Khusus Masuk Pasar
Mufti Saudi Arabia di masa silam, Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz ditanya mengenai hadits, barangsiapa yang memasuki pasar lantas mengucapkan ‘laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiit wa huwa hayyu laa yamuut bi yadihil khoir wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir’, apakah hadits ini  termasuk hadits shahih?
Beliau rahimahullah menjawab, “Berdzikir di pasar dan di rumah adalah suatu yang dituntunkan. ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu mengingat Allah dalam segala keadaan. Allah Ta’ala pun berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا (41) وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا (42)
Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang.”(QS. Al Ahzab: 41-42). Oleh karenanya, jika di pasar hendaklah pula berdzikir pada Allah. Di tengah orang banyak, hendaklah pun berdzikir pada-Nya sehingga Allah pun akan mengingat dan menolongnya. Akan tetapi hadits yang disebut di atas dilanjutkan dengan fadhilahnya: barangsiapa yang membacanya maka akan dicatat baginya sejuta kebaikan, dihapus baginya sejuta kejelekan, dan akan ditinggikan derajatnya sejuta derajat. Hadits ini adalah hadits dho’if, tidak shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sejauh telaah yang kami lakukan dari meninjau sanad-sanadnya. Walau hadits ini tidak shahih, bukan berarti seseorang tidak diperkenankan berdzikir pada Allah (di pasar). Tetaplah berdzikir pada Allah walau tidak dibalas dengan ganjaran sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tadi. Hendaklah ia banyak mengingat Allah dan itu sudah mendapatkan pahala dan fadhilah yang besar. Tetapi hadits sebagaimana yang ditanyakan tidaklah shahih. (Mawqi’ Syaikh Ibnu Baz: http://binbaz.org.sa/mat/11532)
Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa dzikir akan mendatangkan rasa takut pada Rabb ‘azza wa jalla dan semakin menundukkan diri pada-Nya. Sedangkan orang yang lalai dari dzikir akan semakin terhalangi dari rasa takut pada Allah. Demikian kata beliau dalam kitab Al Wabilush Shoyyib. Ini menunjukkan bahwa jika seorang muslim rajin mengingat Allah di pasar, ia berarti akan mengindahkan aturan Allah, tidak berbuat curang, takut dusta dan selalu merasa diawasi oleh Allah. Jika demikian perniagannya akan semakin barokah.
Semoga Allah memudahkan kita untuk menjaga lisan terus basah karena berdzikir pada-Nya. Wallahu waliyyut taufiq. [Sakan 27 KSU, Riyadh, KSA, 18 Syawal 1433 H]


Senin, 11 November 2013

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa


Assalamu’alaikum J
Bismillahirohmanirohim

“apa kabar semua ? “   “Allhamdulillah saya bahagia Allahu Akbar YESS! YESS! YESS! “
Hohoho yang ikut Training Motivasi pasti tau niihh,,
Oke teman,langsung saja

Good Morning dan Konnichiwa minna-san !! 
Selamat Pagi menjelang berangkat sekolah niih,,

Hari ini tema nya Pahlawan ya,,xixixixi :D

PAHLAWAN menurut saya adalah Orang yang bisa menginspirasi saya menjadi lebih baik! 

Fitri Ramadhini adalah nama lengkap nya, biasa di panggil Dhini. Lahir pada 10 Maret 1992 di Bengkulu, berarti berzodiak Pisces.  Pernah bersekolah di TK pertiwi,SD N 3 Gumawang, SMP N 1 Belitang, SMA N 1 Belitang dan sekarang sedang menyusun skripsi di salah satu universitas di Yogyakarta. Selain kuliah beliau juga ngajar ngaji anak-anak, mulai dari TK-SD. Hobinya adalah membaca dan bereksperimen dengan masakan. Beliau berasal dari keluarga yang tergolong cukup mampu sehingga ia memnfaatkan waktu untuk masa depan,baik dari segi fisik maupun rohani. Walaupun beliau orang yang lambat dalam bekerja tapi beliau sangat teliti dan ulet. Ia juga rutin mengunjungi ceramah-ceramah seperti ibu-ibu pengajian. Beliau sangat bermanfaat bagi masyrakat karena dapat mengajar anak-anak bangsa dalam hal rohani. 

Beliau itu sangat menginspirasi saya sekali,,misalnya dalam hal agama J
Saya bisa mencontoh nya menjadi ayuk yang baik buat adik saya juga (karena dia ayuk yang baik bagi saya) well,,saya kan ayuk nya ,,jadi harus bisa menjadi contoh buat Adik saya yang agak bandel itu (hehehe peace deng ^_^ ) . Saya bisa mencontoh nya dalam hal ibadah,misalnya Sholat tepat waktu dan Mengaji
J mungkin kalau saya tidak mencontoh beliau itu bisa saja saya jadi ayuk yang gak baik,.
Maju terus jangan pantang mundur untuk membagi ilmu yang bermanfaat bagi kita,orang lain,bangsa dan negara !!
ini adalah foto ayuk saya bersama keponakan



Allhamdulillah Segala Puji Bagi Allah
Cukup sekian ya teman tentang Pahlawan hari ini,

Wassalamu'alaikum teman
J
selamat beraktifitas.


*setelah pengeditan 

Senin, 28 Oktober 2013

Lomba Bulan Bahasa di SMA NEGERI 1 Belitang

Assalamu'alaikum teman-teman...dan selamat malam :)

ada yang bisa bahasa Jepang ? Mandarin ? Inggris ? Belanda ? Prancis ? Arab ? uppss !! kok malah bahas bahasa sih,wkwkkwkwk

Teman-teman >_< disini saya akan berbagi dengan kalian tentang bermacam-macam Lomba Bulan Bahasa di SMANSABEL tercinta kita,baikalah kita mulai saja >.<

Lomba yang dilakukan pada hari Jumat, 25 Oktober 2013
  1. Lomba Tutur Cerita Rakyat,
  2. Lomba cipta dan Baca Puisi, dan
  3. Lomba Ranking 1
Lomba pada hari Sabtu,26 Oktober 2013
  1. Lomba MC,
  2. Lawak, dan
  3. Menirukan Tokoh.
Nahh ini dia hasil foto yang saya ambil saat lomba pada hari Jumat lalu :)
ini adalah salah satu peserta Tutur Cerita Rakyat

kalau yang ini salah satu peserta Cipta dan Baca Puisi



nahhh,,yang ini niih saya sengaja ambil foto dari kelas saya XI IPS 1 hahaha...namanya Patrick Pahala,sayang gagal di 18 besar,it's oke masih ada kesempatan lagi.

Sebenarnya ada satu lagi yang ikut tapi gara-gara saya telat datang yang teman saya itu udah kalah pas di pelajaran Matematika huhuhu T.T dan saya belum sempat mengambil gambar -_-

Oyah,,pada hari Jumat pula kita sudah mengetahui siapa yang jadi pemenang Ranking 1 dan untuk lomba Cipta dan Baca Puisi juga Tutur Cerita Rakyat lohh .... Tapiiii !!!! khusus untuk Lomba Cipta n Baca Puisi dan juga Tutur cerita rakyat masih ada grand final nya niih yang diadakan pada hari ini,Senin 28 Oktober 2013. Hari ini ceritanya meriah banget loh,,bahkan ada yang berpenampilan pocong dan kuntilanak ! tak ketinggalan pula kostum waria ! ckckck. Ya ampyuun sampai lupa,kalian mau tau kan siapa ke3 finalis Ranking 1 ? taddaa !! ini dia juara nya...












Mutiara (Juara 1 ) ini katanya dia gak ada persiapan sama sekali loh buat lomba Ranking 1 ini,dia juga gak nyangka akan dapat Juara 1 hahaha,,selamat ya Mutiara.
#jangan lupa komen ya kalau kamu punya blog ,,hehehe #^_^

Juara 1
Mutiara TF dari kela X IPA 6
sedang diwawancarai hihihi :)


Kalau untuk foto Lomba pada hari Sabtu saya ga punya karena saya enggak nontonya. Langsung aja ya kita ke acara Grand Final Bulan Bahasa yang dilaksanakan hari ini Senin,28 Oktober 2013.
Sebelum acara dimulai kami mengucapkan Basmallah terlebih dahulu,lalu menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya,Sambutan-sambutan dari Ketua Osis dan Kepala Sekolah sekaligus membuka acara Bulan Bahasa,naahh ada kata-kata yang sangat membuat saya semangat dari sambutan Kepala SMA ini adalah alangkah baiknya setiap bulan sekali mengadakan acara seperti ini dengan memanfaatkan guru-guru dan dengan cara serta tema yang lebih berkualitas,jangan belajar di kelas dan di kelas terus, acara ini juga sama dengan belajar.Nahh loh Osis ditantang Kepala Sekolah nii :) semangat ya Osis !! saya menunggu program nya :) Setelah itu Kepala Sekolah meresmikan pembukaan Grand Final Bulan Bahasa.

Setelah sambutan-sambutan kami berdoa bersama yang dipimpin oleh Pak Toriq Ganda dan terakhir acara penutup.

ini adalah sebagian foto dari finalis Grand Final

Lomba Tutur Cerita Rakyat

Lomba Lawak

Lomba Cipta dan Baca Puisi

Lomba MC Berpasangan

Saya belum tahu siapa pemenangnya karena akan diumumkan hari Senin depan ^^

*Jangan lupa tinggal kan komentar anda ya :) bagi yang mau copy paste silahkan asalkan cantum sumber nya :D

Rabu, 09 Oktober 2013

KEBERUNTUNGAN & MANFAAT BESAR MEMBACA AL-QURAN (jangan sia2kan Al-Quran)


Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan, dan Membaca Al-Qur’an
  • Pahala mengajarkannya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
  • Pahala membacanya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.”(HR. At-Tirmidzi)
  • Keutamaan mempelajari al-Qur’an, menghafalnya, dan pandai membacanya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih)
  • Dan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:“Dikatakan kepada ahli Al-Qur’an, ‘Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca di dunia karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca.” (HR. At-Tirmidzi)Al-Khaththabi mengatakan: “Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat al-Qur’an adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembaca (al-Qur’an), ‘Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat al-Qur’an yang sebelumnya kamu baca (di dunia).’ Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya al-Qur’an, maka ia menempati tingkatan surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membaca sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengan bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya.
  • Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari Al-Qur’an.
    “Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanyapun bertanya, ‘Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘Karena anakmu telah membawa al-Qur’an.” (HR. Al-Hakim)
  • Al-Qur’an memberi syafa’at kepada ahlinya di Akhirat. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim)
  • Dan sabda beliau shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Puasa dan al-Qur’an, keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari Kiamat…” (HR. Ahmad dan al-Hakim)
  • Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud)
Pelipatgandaan Pahala Bacaan
Setiap orang yang membaca al-Qur’an demgam ikhlas Lillah, maka ia mendapat pahala. Namun pahala ini dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan, dan pemahaman terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat




sumber : https://www.facebook.com/notes/persib-islamic-center/keberuntungan-manfaat-besar-membaca-al-quran-jangan-sia2kan-al-quran/303551146325416